PUISI ITU SENJATA: PUISI SUPARNA HADTA, TARAKAN



Ketika puisi masih di tangan pujangga
Akan terasa indah setiap denyut syair
Tersirat suara rakyat untuk penguasa
Gugatan atas ketimpangan sudut negri

Ketika puisi masih di tangan aktifis buruh
Suara gemuruh kesejahteraan pekerja
Tetes keringat jadi tinta pendobrak
Keadilan upah dan kedaulatan berserikat

Ketika puisi masih di tangan mahasiswa
Geguritan lantang perangi penindasan
Kepal tangan kiri lawan ketidakmapanan
Pembela rakyat tanpa ambisi jabatan

Ketika puisi sudah di tangan politisi
Ruh keperpihakan kaum marjinal pudar
Kata sebagai tumbal menduduki kursi
Bait dan kalimat sarana berebut kuasa

(trk.sh.07022018)

Comments