KAMPUNG: PUISI MUHAMMAD THOBRONI, TARAKAN



di kampung itu
dulu
aku dan kawan-kawanku
mengaduk lumpur
sawah
memungutnya kepal
demi kepal
dan membentuknya jadi
gumpalan bakso
dilempar sebuah
demi sebuah tanda
persahabatan

kampung adalah
kanak-kanak aku
dan kawan-kawanku
yang kini hilang
dirampas perang:
semua-mua demi uang
semua-mua demi lelang
semua-mua demi ruang

lalu, di manakah
kampung yang
dulu aku dan kawan-kawanku berjibaku
menjadi masa lalu
menjadi kenangan beku

kampung adalah keresahan
masa kanak-kanak
yang kalah dalam perang

2018

Comments