RESAHNYA DUNIA PENDIDIKAN: PUISI IIN SRI REJEKI, TARAKAN



Menatap wajah pendidikan
yang beringsut kelam

Rasa hormat memudar
guru seolah lawan

Kekerasan
dipersembahkan

Alih-alih menghantam
guru mengingatkan
nyawa jadi
taruhan

Alih-alih menganiaya
guru mencubit, 25 juta
rupiah menebus diri
di pengadilan

Guru Budi menjadi saksi
resahnya dunia pendidikan

ilmu diberi
pelita dihantarkan
ke liang perih

Sejarah Ken Arok terulang
bijaksana guru Budi
tak melepaskan
kutukan

Insiden silih berganti
tak ada sesal di hati

Penganiayaan guru
tetap terjadi

Masihkah hyme
bersemayam di hati

"Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru,
namamu akan selalu hidup dalam sanubariku..."

Pertiwi berharap
kau lantunkan lagi
lagi dan lagi

ilmu laksana cahaya
jemput lah dengan
keikhlasan

Guru adalah pelita
jangan biarkan
sinarnya padam



Tarakan, 2 Mei 2018
----------------------------------------
Sejarah Ken Arok: ken arok meminta Mpu Gandring membuat keris untuknya, karena ketidaksabaran Ken Arok ia mengambil paksa keris tersebut dan menusukkan ke dada Mpu Gandring. Sebelum Mpu Gandring mengembuskan nafas terakhir, ia mengeluarkan sumpah, akan mati 7 keturunan Ken Arok terbunuh menggunakan keris tersebut.


Ilustrasi kewaluhan/ yuk klik iklannya

Comments