LELAKI JUMAT: PUISI LUKMAN JUHARA, PALANGKARAYA



Lelaki Jumat melangkah yakin
Masjid menanti di simpang jalan
Suara azan masih tersimpan
Muazin menanti putaran jarum waktu

Lelaki- singgah di warung riang
Asap rokok dan secangkir kopi
Dihirup dalam kebimbangan
Tersapu riuh deru kendaraan

Merdu azan menggiring lelaki Jumat
Air wudu mendinginkan kepala
Teduh di dalam panas di luar
Khotbah khatib menyentak kejujuran
Lelaki Jumat tersadar
Rokok dan minuman belum dibayar
Salat tetap salat
Karena wajib tetap wajib
Membeli pasti membayar.
Lelaki Jumat menulis catatan
Jumat  ini mungkin hari terakhir
Setelah ribuan Jumat dilewatinya.

Palangka Raya, 13 April 2018

Comments