WHAT'S NEW?
Loading...

RINDU: PUISI DJOKO SARYONO, MALANG



Lengking gitar itu: rupa kusam rindu. Terbilang waktu: jerit sepi selalu menggetarkan asmara sayu. "Masihkah hatimu untukku?", seorang laki dibekap tunggu.

Lengking harmonika itu: paras pucat rabu. Ada ratap sunyi membajak waktu: debar menyusup hingga tulang susu. "Masihkah tersisa ruang baku temu?", seorang laki mencari celah gaharu.


(ilustrasi twitter #fotopapua/ yuk ke bagian bawah blog dan klik iklannya untuk informasi berharga dan mencerahkan)

0 comments:

Post a Comment