GURU DI SENGKARUT ZAMAN: PUISI IMAM QOLYUBI, PALANGKARAYA


Terhenyak, mendengar warta dukamu
Guru yg layaknya di-aji justru disakiti
Guru yg layaknya dilindungi justru dicederai
Guru yg layaknya dipatuhi justru dilancangi

Guru di sengkarut Zaman
Murid yang kuasa
Guru korban binasa
Mengajar dihajar
Mengatur diatur
Menasehati diadili

Kala Kegelapan
Guru dipasung
Murid berpelancong
Guru dituntut sabar
Siswa bebas kelakar
Guru wajib sopan
Murid bebas aturan

Sasmita kala edhan
Itulah secuil narasi  guru di Kala edhan
Yang berjasa justru diperdaya
Sang pemberi dahaga justru dibuat celaka

Selamat Jalan maha guru Budi, kan kukenang persembahan tulusmu utk Pertiwi ini.

Daun Lontar Jumat 09/02/2018



(ilustrasi kinerja aktif/ yuk ke bagian bawah blog dan klik iklannya untuk informasi berharga dan mencerahkan)

Comments