RIWAYAT REMPAH 1: PUISI JOKO SARYONO, MALANG



Pernahkah kau bilang nama-nama rempah bertebaran di gugusan pulau: mereka telah dieja-candra bangsa-bangsa sejak lampau. Kemashyuran lalu menyebar melintasi bermil-mil benua dan samudra: pelbagai manusia begitu gairah menghidu aroma rempah kita. Sihir rempah lantas tercipta di seluruh jagat: penjelajahan pun bekerja digerakkan indah nubuat-nubuat.

Karnaval pelayaran dirayakan bertaburan tekad sarat nyali di pelbagai belahan bumi: maka lautan berseliweran perahu tak henti, mencari dan mengangkut rempah yang bakal bikin hidup penuh arti. Maka lautan kita hiruk-pikuk lalu lalang perahu-perahu dari berbagai negeri, asing tak bisa dimengerti: lantas bandar-bandar di tebaran pulau disibukkan suara-suara asing yang tak begitu terpahami. Kebun-kebun diamati oleh orang-orang asing yang tampak begitu baik hati: pala, cengkih, lengkuas, dan lain-lain lantas diangkuti menuju perahu-perahu yang menanti. Kita tak merdeka diri: sampai kini?


(ilustrasi obatrindu/ yuk ke bagian bawah blog dan klik iklannya untuk informasi berharga dan mencerahkan)

Comments