DARI IBUKOTA AKU MENGENANGMU: PUISI ASPAR PATURUSI, MAKASSAR



sungai kecil sungai masa kanak
serupa aku kau juga ditelan waktu
jernih airmu yang deras mengalir
membuatku sangat senang berendam
kini tinggal kenangan masa lalu

ke mana semua bebatuanmu
tempat kami bisa menyimpan baju
kami suka melompat dari batu ke batu
kadang kubayangkan seperti dongeng
bidadari pun turun seraya bernyanyi

kini bidadari enggan memandangmu
juga aku tak mau berendam di keruh airmu
sungai kecil sungai masa kanak
kau tak sendirian, semua berubah wajah
sawah, pohonan rindang, dan tenteram desa

sungai kecil sungai masa kanak
ibarat teman gadis desaku tanpa lipstik
kian kupandang, kian cantik
itulah masa lalumu sungai kecilku
dari ibukota aku mengenangmu

Jakarta, 28 Januari 2012

*(dari PERAHU BADIK, Reading the Sea, hal 184)*


(ilustrasi wikipedia/ yuk ke bagian bawah blog dan klik iklannya untuk informasi berharga dan mencerahkan)

Comments