PERJALANAN PULANG: PUISI A RAHIM ELTARA, SUMBAWA



Kilatan mata pisau almanak
Pelan-pelan memotong nadi
Dari belia sampai ketiadaan

Jarum jam menghitung bayang
Yang diciptakan matahari
Dari segala teduh
Hayat pun menua

Ini perjalanan pulang
Menuju senja
Menyingkap rahasia
Lapuk akar usia
Di sunyi tanah leluhur

Perhitungan tak lagi punya arti
Tentang jarak yang ditempuh
Hijrah tak lagi punya waktu
Karena semua akan diperhitungkan

Sbw, 2017


(ilustrasi Wikipedia commons/ yuk ke bagian bawah blog dan klik iklannya untuk informasi berharga dan mencerahkan)

Comments