TANPA KAMU: PUISI MUHAMMAD THOBRONI, TARAKAN



Tanpa kamu
Selembar daun terbang
Berkeliling dari
Sudut bumi hinggap di
Pojok langit ketujuh

Tanpa kamu
Sepotong ranting berenang
Mengikuti arus Sei Kayan yang
Lengang

Tanpa kamu
Sebuah dahan hanyutkan diri
Timbul tenggelam dari
Pagi hingga senja dan
Bertapa di muara

Tanpa kamu
Sebatang ulin tegak
Menantang matahari dengan
Daun-daunnya yang rontok
Satu demi satu
Dan akar-akar yang kian
Rapuh dimangsa sejarah

Tanpa kamu
Seekor enggang duduk di tepian Sei Kayan
Berdoa kekasihnya berangkat duluan
Ke surga akhir tahun yang terburu tiba
Dan Tuhan tak mampu menunda
Perpisahan

Tanpa kamu
Jarum jam terus berputar
Lembar kalender terus berganti
Matahari terbit dan tenggelam
Berganti purnama yang memantul
Dari kejernihan air laut Sulawesi

Tanpa kamu
Semesta berdoa sendirian
Tuhan datang sendirian
Menyeka air mata bekantan
Yang menyandarkan punggungnya dan
Merebahkan jiwanya
Istirah di antara bakau-bakau

Tanpa kamu.


2017

(ilustrasi eskypaper)

Comments